Seni Batu Di Indonesia Batu Ukir Jogja

Batu Ukir Jogja – Sudahkah anda tahu tentang seni batu di Indonesia ? kali ini Blessing Stone Pengraji Batu Paras Ukir Jogja akan berbagi tentang Seni Batu Di Indonesia simak selengkapnya berikut ini.

Seni batu adalah objek tiga dimensi dari karya manusia yang diakui secara khusus sebagai karya seni. Sebuah patung adalah tubuh tiruan dari suatu bentuk yang cara pembuatannya diukir karena pematung kuno menggunakan banyak teknik memahat. Patung itu disebut seni plastik. Itu berarti plastik karena mudah dibentuk. Patung itu didefinisikan sebagai bentuk seni, yang berarti bentuk yang memiliki keindahan.

batu paras ukir jogja

Patung sebagai seni memiliki pemahaman yang luas karena yang dibuat dengan bentuk apa pun juga disebut patung. Tujuan menciptakan seni semacam ini adalah menghasilkan karya seni yang bisa bertahan selama mungkin. Oleh karena itu, patung biasanya dibuat menggunakan bahan yang tahan lama dan sering mahal, terutama dari perunggu dan batu seperti marmer, batu kapur, dan granit.

SEJARAH

Pada zaman kuno, patung dibuat untuk tujuan keagamaan, misalnya di Mesir Kuno, orang membuat patung untuk disembah. Di zaman Hindu dan Budha, orang-orang juga membuat patung untuk menghormati para dewa atau yang istimewa. Pengembangan lebih lanjut dari patung ini dibuat demi monumen, yaitu untuk memperingati acara atau kebesaran suatu bangsa. Hari ini patung itu tidak dibuat untuk disembah tetapi bertindak sebagai ornamen.

batu ukir jogja

Patung di Indonesia sangat erat kaitannya dengan perkembangan seni. Secara historis, orang Indonesia mengenal seni ukiran sekitar tahun 1500 SM, atau di zaman batu (Neolitik). Leluhur orang Indonesia membuat ukiran pada kapak batu, menempa tanah liat dan bahan lainnya dengan motif dan pengerjaan yang sangat sederhana.

Bahan yang digunakan adalah tanah liat, batu, kayu, bambu, kulit, dan tanduk binatang. Motifnya masih berupa garis, titik, dan lengkungan yang berbentuk geometris. Seni ukir mulai berkembang pada zaman perunggu pada tahun 500 hingga 300 SM dan mereka sudah menggunakan perunggu, emas, dan perak. Mereka bahkan akrab dengan teknik casting dan memiliki motif yang bervariasi.

Perkembangan seni patung di Indonesia mulai berkembang pesat setelah masuknya agama Hindu, Budha, dan Islam. Pada waktu itu, sebagai penghormatan kepada Raja, mereka kemudian membuat ukiran di kuil dan prasasti. Bahkan, ukiran juga ditemukan pada keris dan tombak, batu nisan, dan alat seni (gamelan dan wayang). Motif-motif ini juga sering menceritakan kisah para dewa dan pahlawan. Ketika seni ukir dipadukan dengan zaman keemasan, maka orang mengenal seni patung sehingga mereka mulai berpikir untuk menciptakan sesuatu yang lebih indah dan mempesona lagi. Tidak hanya ukiran, tetapi juga membuat bentuk yang unik.

Tempat Terbaik Ukiran

Tempat terbaik untuk ukiran adalah Jepara yang dikenal sebagai Kota Ukir, pada zaman kuno ketika era kerajaan Kalinyamat yang dipimpin oleh Sultan Hadlirin, ayah angkat Sultan Hadlirin yang berasal dari Cina, mengajarkan pengetahuan patungnya kepada warga di Kota Jepara , oleh karena itu warga Jepara hingga saat ini merupakan ahli di bidang patung dan ukiran. Dari situ, maka semua Kota Jepara dijuluki, kota pahatan.

Ada juga contoh lain tempat ukiran terbaik seperti pada ukiran batu motif Pajajaran, Majapahit, Mataram, Pekalongan, Bali, Jepara, Madura, Cirebon, Surakarta, Yogyakarta, dan berbagai motif dari luar Jawa.

Jenis

Dengan perkembangan seni patung modern, hasil karya yang diciptakan semakin beragam, baik menggunakan bahan dan teknik yang digunakan. Jenis seni batu dibagi dengan 4 cara dan akan dijelaskan di bawah ini

  1. Berdasarkan bentuknya, karya seni patung dibagi menjadi dua kelompok, yaitu Figuratif dan Non-figuratif.
  • Figuratif adalah bentuk patung yang dibuat dengan meniru bentuk secara alami, misalnya manusia, hewan atau tumbuhan. Bentuk karya ini dibuat utuh sesuai dengan keasliannya.
  • Nonfiguratif adalah karya seni patung yang dibuat tidak seperti bentuk figuratif, yang dibuat di luar bentuk aslinya. Bentuk ini biasanya menampilkan garis, lubang, lekukan melintang atau memanjang, dll.
  1. Berdasarkan jenisnya, karya seni patung dibagi menjadi dua kelompok, yaitu Zonde Bosse dan Relief
  • Zonde Bosse adalah bentuk patung yang berdiri sendiri. Patung ini tidak menempel di sisi manapun.
  • Relief adalah bentuk patung yang menempel pada permukaan dinding. Relief biasanya menggambarkan adegan dari sebuah cerita. Contohnya seperti candi Siwa dan candi Brahma yang terletak di candi Prambanan yang memuat serangkaian cerita Ramayana. Batuan dibagi menjadi tiga macam:
  • Relief yang memperlihatkan bentuk-bentuk yang muncul kurang dari setengahnya, disebut bantuan-pangkalan.
  • Relief menampilkan bentuk persis setengah dari bentuknya, yang disebut demirelief.
  • Relief yang memiliki bentuk yang mirip dengan bentuk aslinya, disebut hautrelief.
  1. Berdasarkan gayanya, jika dilihat dari manifestasi seni patung modern, maka dapat dibagi menjadi 3 warna:
  • Ciri-ciri imitatif: Sebuah tiruan dari bentuk alam (makhluk hidup). Perwujudan patung ini berdasarkan bentuk fisik plastik baik anatomi, proporsi, atau gerak.
  • Gaya deformatif: Bentuknya telah banyak berubah dari tiruan alam, berubah menjadi bentuk baru berdasarkan imajinasi pematung.
  • Gaya Non Figuratif: Secara umum, ia telah meninggalkan banyak bentuk alam untuk manifestasinya. Gaya abstrak dipengaruhi oleh aliran konstruksi. Patung dipandang sebagai bentuk konstruksi, seperti besi, plat, kawat, kayu, plastik, dll.
  1. Berdasarkan fungsi karya seni maka patung dibagi menjadi 6 jenis, yaitu
  • Patung Religi: Patung Religi dibuat dengan tujuan sebagai saran pemujaan dan makna religius bagi sebagian umat beragama.
  • Monumen Patung: Monumen Monumen dibuat untuk mengenang atau mengingat peristiwa bersejarah atau jasa seorang pahlawan di masa lalu
  • Patung Arsitektur: Patung Arsitektur dibuat untuk mendukung konstruksi bangunan dan nilai estetika atau keindahan
  • Patung Hias: Patung Hias dibuat dengan tujuan untuk menghias bangunan atau lingkungan, baik rumah maupun taman bermain
  • Patung Seni: Patung Seni dibuat bertujuan sebagai karya seni murni untuk estetika yang hanya menikmatinya untuk keindahan bentuknya
  • Patung Kerajinan: Patung Kerajinan biasanya dibuat untuk dijual, patung jenis ini dibuat oleh pengrajin.

Sebagai produsen batu paras ukir jogja yang berpengalaman, Blessing Stone selalu menjaga kualitas produk dan kepercayaan bagi pelangan. Blessing Stone sudah memiliki pelanggan baik di Jogja maupun di luar kota Jogja. Blessing Stone sudah terbiasa menerima pemesanan dari luar jogja dan melakukan pengiriman ke luar Jogja seperti, Magelang, Temanggung, Wonosobo, Semarang, Jepara, Kudus, Rembang, Solo, Sragen, Ngawi, Magetan, Kediri, Blora, Madiun, Ponorogo, Gunung Kidul, Wonogiri, Jombang, Malang, Pacitan, Sidoarjo, Gresik, Surabaya, Pekalongan, Kendal dan luar pulau Jawa lainya.

Tempat Blessing Stone

Alamat dari Blessing Stone berada di Jalan Raya Kasongan, Kajen, Bangunjiwo Kasihan Bantul Yogyakarta 55184. Anda dapat melakukan pemesanan langsung di tempat Blessing Stone dan anda juga dapat melakukan pemesanan secara langsung dan mudah melalui website kami yaitu di batuukirjogja.com.

Segera Pesan Batu Paras Ukirmu

Info harga terkini dan terbaru dari Blessing Stone  bisa langsung segera dilihat di batuukirjogja.com. Jangan lama lama lagi segera hubungi Blessing Stone untuk batu paras ukir sesuai dengan selera anda.

Close Menu
1
Hai ada yang bisa kami bantu?
Powered by